Beda Perintah `su` , `su -` , dan `su -p`

Pernahkan terpikir perintah `su` jika diberi opsi yang berbeda, akan memberikan perlakuan yang berbeda? mungkin sebagian orang tidak akan mempermasalahkannya… ada juga sebagian teman yang mengatakan : “pakai sudo aja, gitu aja koq repot”
hahahah…. tapi bagi saya, hal ini cukup membuat saya penasaran… mengapa? mari kita simak bersama 😛

Pertama-tama, kita akan menjalankan masing-masing perintah ke 1 buah tab gnome-terminal yang berbeda… ini saya ujicobakan di Debian GNU/Linux 5.0.2

gambar_su

Gambar 1

Hal yang pertama kali membuat saya penasaran adalah caption dari gnome terminal. Hasil perintah su dan su – sama-sama menampilkan text

yohanes@althea:~#

sedangkan hasil perintah dari su -p justru menampilkan

root@althea:~#

yang kedua adalah ketika melihat direktori yang sedang aktif, kali ini perintah su – dan su -p sama-sama menampilkan text

root@althea:~#

sedangkan perintah su menampilkan

root@althea:/home/yohanes#

Gambar 2

yang ketiga semakin membuat saya binggung… saya test masing-masing dengan perintah pwd, untuk melihat dimana terminal itu sedang aktif. ternyata hasilnya membuat saya makin penasaran…

perintah pwd pada terminal yang saya run perintah su  sebelumnya memberi output

/home/yohanes

(ini tidak membuat saya binggung)

perintah pwd pada terminal yang saya run perintah su – sebelumnya memberi output

/root

(oke… thats fine for me)

tapi perintah pwd pada terminal yang saya run perintah su  -p sebelumnya, memberi output yang membuat saya bertanya-tanya… dimanakah saya berada… ternyata perintah su -p memberi output

/home/yohanes

Padahal jelas-jelas di sana terlihat bahwa dia berada di direktori ~ yang notabene biasanya adalah home bagi user tersebut, dan karena itu diikuti oleh tanda # yang menandakan bahwa dia bertindak sebagai root. jadi kesimpulannya (atau biasanya dipaksakan), seharusnya home direktory bagi root ada di direktori /root

Gambar 3

Gambar 3

Kemudian saya cek apa bener semua perintah itu akan beralih ke user root. saya cek menggunakan perintah id -un, semua-nya mengeluarkan output yang sama, yaitu root

Begitu pula dengan perintah whoami, juga mengeluarkan output yang sama, yaitu root.

Sementara waktu saya kira hal itu tidak menimbulkan masalah… tapi ketika saya hendak menginstall program menggunakan apt-get, perintah ldconfig error, dengan keterangan tidak menemukan PATH yang seharusnya dibutuhkan untuk mengatur linker dari program yang akan diinstall. selidik punya selidik, ternyata saya menggunakan perintah su -p untuk login sebagai root.. nah kembali saya menjadi penasaran…

Saya cek apa sih sebenernya yang terdapat pada PATH…. saya cek menggunakan perintah echo $PATH dan… ternyata benar… hasil PATH dari perintah su -p lebih sedikit dari perintah su  dan su –

dimana perintah echo $PATH pada terminal su outputnya :

/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin

perintah echo $PATH pada terminal su – outputnya :

/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin

perintah echo $PATH pada terminal su -p outputnya :

/usr/local/bin:/usr/bin:/bin:/usr/games

Gambar 4

Gambar 4

kemudian saya telusuri kembali dimana sih ngatur PATH tersebut… dan pencarian saya tertuju pada file /etc/profile
ternyata file ini lah yang mengatur profile bagi masing-masing environment shell yang kita akses dan biasanya akan membuat  file ~/.bashrc sebagai acuan PATH.

wakakaka… sampai segitu terobsesinya saya mencari jawaban dari rasa penasaran saya… :))

Tapi sebenarnya penjelasan singkatnya ada di manual dari perintah su itu sendiri… thanks to akhy yang ngingetin 😀
silakan baca dengan mengetik perintah man su dan silakan cari tau sendiri apa bedanya 😀 ingat jika keluar dari manual, tekan q

Bagi yang belum mengerti, silakan posting comment..

Iklan

Tentang priyoatmojo

just an ordinary human who is interested with computer, especially with GNU/Linux
Pos ini dipublikasikan di GNU/LINUX dan tag , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Beda Perintah `su` , `su -` , dan `su -p`

  1. danikoecing berkata:

    oh gitu ceritanya,,,,terimakasih kawan,,,,,

    saya masih biasaya pakai sudo -i

    *kabuurrrrrrr* 😉

  2. flefin berkata:

    mas, mau nanya. saya mngetikan “su” di terminal. trus gmn caranya supaya balik lagi ke “$”
    ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s